
Tradisi batu yang pernah berkembang di Batak Toba mengalami pergeseran fungsi dan nilai. Sebagian masyarakat masih melakukan ritual budaya terkait dengan batu untuk mengatasi persoalan hidupnya. Ratusan tahun silam tradisi batu tersebut berkembang sebagai bagian dari tradisi.
”Sekarang sudah tidak ada lagi orang membuat batu untuk keperluan tradisi. Namun, batu kuno peninggalan sejarah masih dijaga untuk kepentingan lain, salah satunya,” kata cicit dari Sisingamangaraja ke-12, Raja Tonggo Tua Sinembela, Kamis (17/7), pada akhir acara ”Save the Tao”.
Continue reading…
Parapat (SIB)
Para petani di Sumatera Utara kini mulai menyadari bahwa haminjon (kemenyan) benar-benar dapat dibudidayakan dan hasilnya bisa lebih baik dari haminjon alam di hutan, kata seorang peneliti senior Rabu (11/4).
Peneliti tersebut, Ir Sentot Adi Sasmuko, mengemukakan kesimpulan tersebut setelah tampil sebagai pembicara ahli pada sebuah pertemuan di Pollung, salah satu kecamatan yang kaya hutan haminjon di kabupaten Humbang Hasudutan, Selasa (10/4). Pertemuan itu digagas oleh sebuah tim pimpinan Kepala Dinas Kehutanan Humbang Hasundutan, Ir Darwin Lumbangaol.
Continue reading…
Medan, Kompas - Anggota DPRD dari Kabupaten Humbang Hasundutan, Aslin Simamora, Selasa (15/7), melaporkan PT Toba Pulp Lestari kembali bermasalah dengan warga Humbang Hasundutan. Warga Desa Aek Lung, khususnya di Sitak Kubak, Kecamatan Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, melaporkan perusahaan pulp itu menanami lahan ulayat seluas 35 hektar yang selama 10 tahun terakhir dikerjakan 38 keluarga di desa setempat.
Continue reading…
MEDAN,MINGGU - Kopi jenis arabika spesial asal Sumatera Utara yang dikenal dengan sebutan kopi mandailing banyak diminati gerai kopi internasional di Jepang, Amerika Serikat dan Eropa. Sayangnya, Sumatera Utara masih belum bisa memenuhi tingginya permintaan kopi jenis tersebut.
Menurut Ketu a Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Sumatera Utara (Sumut) Suyanto Husein, kopi arabika spesial asal Sumut sudah memiliki brand yang kuat di pasar internasional. Permintaan dari gerai kopi atau coffe shop seperti Starbucks asal Amerika Serikat (AS) maupun gerai kopi di Eropa dan Jepang setiap tahunnya kata Suyanto sangat tinggi.
Continue reading…
Ketika rombongan Lemhanas berkunjung ke PT TPL, juru bicara perusahaan ini dengan bangga menceritakan hubungan yang sekarang sudah harmonis dengan penduduk Tapanuli. Lalu dengan entengnya mereka cuci tangan, lewat pernyataan yang menghapus fakta sejarah bahwa PT TPL telah menimbulkan pencemaran berat di Tapanuli sejak tahun 90-an, mendapat perlawanan dari penduduk di sekitar Porsea, kemudian dipatahkan dengan aksi represif aparat kepolisian dan militer.
Continue reading…
Wisata Sipinsur Semakin Menjanjikan Dilengkapi Sarana Permainan Anak-anak
Posted in Pariwisata by Redaksi on Oktober 19th, 2008

Doloksanggul (SIB)
Kini objek wisata Sipinsur yang terletak di Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbahas semakin menjanjikan dan sudah menjadi idola pengunjung. Dimana wisata alam itu sudah dilengkapi sarana permainan anak-anak. Bahkan belum lama ini Tim DPOD Depdagri dan Ketua Umum Panitia Pembentukan Propinsi Tapanuli Ir GM Chandra Panggabean dan Rooslynda Marpaung sudah berkunjung dan meninjau lokasi wisata tersebut.
Continue reading…
Oleh
Reantina Novaria Gurusinga
Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Humbang Hasundutan, merupakan satu-satunya penghasil kemenyan di negara kepulauan ini. Komoditas ini cukup penting bagi masyarakat desa di Jawa Tengah dan Timur yang suka menghisap rokok tembakau campur kemenyan yang dibalut daun jagung.
Klembak menyan konon memu-lihkan stamina. Faedah kemenyan lebih terasa bagi para penganut agama Konghucu. Asap dupa di kelenteng-kelenteng tidak terlepas dari bahan baku kemenyan yang dibakar. Apa jadinya bila dalam lima tahun pohonnya tidak ada lagi? Akankah aroma asap yang khas di kelenteng-kelenteng tadi hilang? Jawabnya, ya, bila pohon kemenyan tersebut punah akibat gencarnya penebangan hutan.
Continue reading…
Sejumlah pemuka masyarakat Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbanghasundutan mendambakan peternakan sapi dan mengharapkan manajemen industri pulp Porsea mengikutkan mereka dalam program pertanian terpadu berbasis peternakan yang sudah mulai berhasil di Tobasa.
Para pemuka masyarakat itu, di antaranya Saut Lumban Gaol (tokoh pendidik Pollung), berharap sebagian bagian Kabupaten Humbahas dari dana CD (community development) tahunan TobaPulp dapat dialokasikan untuk pertanian terpadu.
Continue reading…