Humbang.Com | Artikel dan Opini

Tonggak sejarah baru Provinsi Tapanuli

Patah Tumbuh Hilang Berganti
Mati Satu Tumbuh Seribu
Hancur Bangkit Lagi

Kematian Aziz Angkat pada Hari Selasa Tanggal 3 Februari 2009 tidak akan menghentikan gerakan pembentukan Provinsi Tapanuli, terlalu lama penderitaan bernama kemiskinan dan ketertinggalan bersama masyarakat Tapanuli.
Continue reading…

Oleh: KHAERUDIN

Awalnya adalah kesenjangan ekonomi yang begitu mencolok, antara wilayah eks Karesidenan Tapanuli dan eks Karesidenan Sumatera Timur.

Tapanuli, yang daerahnya membentang dari Tapanuli Tengah hingga ke Mandailing Natal di pesisir Pantai Barat Sumatera Utara saat ini, ditambah daerah-daerah yang memunggungi Bukit Barisan sepanjang Dairi hingga Tapanuli Utara menjadi kantong kemiskinan.
Continue reading…

Parapat (SIB)
Para petani di Sumatera Utara kini mulai menyadari bahwa haminjon (kemenyan) benar-benar dapat dibudidayakan dan hasilnya bisa lebih baik dari haminjon alam di hutan, kata seorang peneliti senior Rabu (11/4).

Peneliti tersebut, Ir Sentot Adi Sasmuko, mengemukakan kesimpulan tersebut setelah tampil sebagai pembicara ahli pada sebuah pertemuan di Pollung, salah satu kecamatan yang kaya hutan haminjon di kabupaten Humbang Hasudutan, Selasa (10/4). Pertemuan itu digagas oleh sebuah tim pimpinan Kepala Dinas Kehutanan Humbang Hasundutan, Ir Darwin Lumbangaol.

Continue reading…

Ketika rombongan Lemhanas berkunjung ke PT TPL, juru bicara perusahaan ini dengan bangga menceritakan hubungan yang sekarang sudah harmonis dengan penduduk Tapanuli. Lalu dengan entengnya mereka cuci tangan, lewat pernyataan yang menghapus fakta sejarah bahwa PT TPL telah menimbulkan pencemaran berat di Tapanuli sejak tahun 90-an, mendapat perlawanan dari penduduk di sekitar Porsea, kemudian dipatahkan dengan aksi represif aparat kepolisian dan militer.

Continue reading…

Kisah Kemenyan Warga Adat Pollung

Oleh
Reantina Novaria Gurusinga

Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Humbang Hasundutan, merupakan satu-satunya penghasil kemenyan di negara kepulauan ini. Komoditas ini cukup penting bagi masyarakat desa di Jawa Tengah dan Timur yang suka menghisap rokok tembakau campur kemenyan yang dibalut daun jagung.

Klembak menyan konon memu-lihkan stamina. Faedah kemenyan lebih terasa bagi para penganut agama Konghucu. Asap dupa di kelenteng-kelenteng tidak terlepas dari bahan baku kemenyan yang dibakar. Apa jadinya bila dalam lima tahun pohonnya tidak ada lagi? Akankah aroma asap yang khas di kelenteng-kelenteng tadi hilang? Jawabnya, ya, bila pohon kemenyan tersebut punah akibat gencarnya penebangan hutan.

Continue reading…

Hari ini telah hadir Humbang.Com sebagai media komunikasi bagi kita warga humbang yang ada di Bonapasogit dan di Perantauan. Pembuatan tulisan di Humbang.Com dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja dan tentang apa saja demi kemajuan Humbang.